BANDUNG, SMARTLIFE.ID – Tere Liye dikenal sebagai seorang penulis yang membuat karya-karya berbentuk buku dengan brilian karena kedalaman makna-makna yang ada didalamnya.
Selain itu, Tere Liye juga populer dengan karya-karya fiksinya yang memiliki romansa-romansa tipis tetapi tetap membuat pembacanya merasa tersipu.
Untuk Negeri Para Bedebah ini, tema ceritanya cukup berbeda dari series Matahari dan kawan-kawannya karena dari segi waktu dan tempatnya lebih realistis.
Baca Juga: Holiday Carols and Feast: Sensasi Liburan Baru di Enchanting Valley Puncak
Bila dikategorikan kedalam genre, buku ini bisa masuk kedalam genre drama, action, dan thriller tetapi tetap ada romansanya meski bukan yang menjadi fokus utama.
Yang menarik, cerita yang disuguhkan sebenarnya berkaitan dengan ekonomi. Namun, terdapat unsur-unsur politik yang kuat didalamnya.
Unsur-unsur politik tersebut melibatkan berbagai pihak sehingga ceritanya terasa lebih menegangkan dan nyata.
Baca Juga: PLN Icon Plus Percepat Pemulihan Telekomunikasi Kelistrikan di Batang Toru Pascabanjir
Ditambah, buku ini hanya menceritakan semua kejadiannya dalam beberapa hari saja karena berfokus pada pemeran utama yang menjalani hari dengan waktu yang sudah dibagi kedalam menit untuk mencapai tujuan.
Mengapa buku ini dianggap satir? Karena secara tidak langsung sedang menceritakan kenyataan yang sudah menjadi rahasia umum bahwa dalam sebuah negara, harta dan tahta seringkali melibatkan intrik dan para pemainnya yang disebut para bedebah.
Adapun pemeran utamanya termasuk bedebah atau bukan, boleh pembaca nilai sendiri.
Baca Juga: PLN Icon Plus Percepat Pemulihan Jaringan di Gardu Induk Sarulla Pascabanjir









