Beranda / Money / Pernah Mendengar Istilah SDM Rendah? Sebenarnya, Apa Pengertian, Penyebab, dan Pengaruhnya terhadap Negara

Pernah Mendengar Istilah SDM Rendah? Sebenarnya, Apa Pengertian, Penyebab, dan Pengaruhnya terhadap Negara

BANDUNG, SMARTLIFE.ID – Sumber Daya Manusia (SDM), salah satu aset yang dapat berkontribusi besar terhadap kemajuan sebuah negara.

Kualitas SDM dapat terlihat dari cara berinovasi, profesionalitas dalam bekerja, dan apakah dapat bersaing di tingkat internasional atau tidak.

Tetapi, apabila hal-hal tersebut berada dibawah level wajar maka muncul-lah istilah SDM rendah.

Baca Juga: PLN Icon Plus Bersinar di Electricity Connect 2025, Dorong Masa Depan Energi Cerdas Indonesia

Pengertian SDM Rendah

SDM rendah adalah kondisi dimana kemampuan, kompetensi, dan kualitas individu dalam suatu kelompok atau wilayah berada di bawah standar yang dibutuhkan untuk mencapai produktivitas dan pembangunan yang optimal.

Kualitas ini tidak hanya mencakup aspek pendidikan, tetapi juga kesehatan, keterampilan, kedisiplinan, dan etos kerja.

SDM yang rendah berarti masyarakat atau tenaga kerja belum mampu memenuhi tuntutan perkembangan zaman, seperti kebutuhan teknologi, ekonomi modern, dan kompetisi global.

Baca Juga: PLN Icon Plus Raih Best Digital & Green Solution di EC 2025

Ciri-Ciri SDM yang Masuk Kedalam Kategori Rendah

1. Tingkat Pendidikan Rendah

  • Banyak individu yang tidak menyelesaikan pendidikan dasar atau menengah.
  • Akses ke pendidikan tinggi terbatas.
  • Literasi dan numerasi masih rendah.

Baca Juga: Erupsi Beruntun Semeru Picu Kenaikan Status Jadi Level IV Awas, Warga Diminta Ikuti Arahan Resmi dari PVMBG

2. Minimnya Keterampilan Kerja

  • Tidak menguasai keterampilan teknis maupun soft skills.
  • Kurangnya kemampuan dalam menggunakan teknologi informasi.
  • Tidak mampu beradaptasi dengan perubahan yang ada pada dunia kerja.

Baca Juga: PLN Icon Plus Resmi Hadir di Electricity Connect 2025 dengan Konsep Digital & Green Integration Hub

3. Produktivitas Rendah

  • Output kerja yang dihasilkan per jam atau per tenaga kerja rendah.
  • Manajemen waktu dan disiplin kerja yang kurang.

4. Kesehatan Buruk

  • Tingginya angka stunting.

Baca Juga: PLN Icon Plus Siap Tampilkan Inovasi Digital & Energi Hijau di Electricity Connect 2025

  • Rendahnya kesadaran akan kesehatan preventif.
  • Kurangnya gizi dan akses layanan kesehatan.

5. Mentalitas yang Kurang Tangguh

  • Kurangnya motivasi untuk belajar dan meningkatkan diri.

Baca Juga: PLN Icon Plus Raih Gold di Contact Center APAC Awards 2025 Berkat Inovasi Layanan

  • Budaya kerja yang tidak profesional.
  • Tidak memiliki etos kerja yang kuat.

Penyebab SDM Bisa Masuk Kedalam Kategori Rendah

1. Keterbatasan Akses terhadap Pendidikan

Baca Juga: PLN Icon Plus Perluas Sertifikasi K3 & Lingkungan ke Tiga Regional sebagai Komitmen Operasional Berkelanjutan

Biaya tinggi, kurangnya fasilitas, dan ketimpangan wilayah dapat memperbesar kemungkinan pendidikan berkualitas tidak merata.

2. Kemiskinan

Kondisi ekonomi yang rendah juga dapat membuat masyarakat sulit untuk memenuhi kebutuhan dasar, termasuk pendidikan dan kesehatan.

3. Rendahnya Kualitas Gizi

Kurangnya asupan gizi pada masa pertumbuhan dapat mempengaruhi perkembangan otak dan kemampuan belajar.

Baca Juga: Mengapa Karya-Karya Lukisan Justru Lebih Terkenal Ketika Para Pelukisnya Telah Tiada?

4. Minimnya Pelatihan dan Pengembangan

Tenaga kerja tidak mendapatkan pelatihan berkelanjutan sehingga sulit beradaptasi dengan kebutuhan industri baik di dalam negeri maupun luar negeri.

5. Pola Pikir dan Budaya

Ada kelompok masyarakat yang belum memprioritaskan pendidikan atau peningkatan kompetensi karena berpikir bahwa langsung bekerja lebih efektif dengan adanya penghasilan, sedangkan pendidikan justru menghabiskan uang.

6. Sistem Pemerintahan

Bila skalanya sebesar negara, maka sistem pemerintahan juga bisa menjadi sebab mengapa SDM di negara tersebut masih masuk kedalam kategori rendah.

Baca Juga: PrimaKu Parenthood Institute 2025, Perkuat Ekosistem Parenting Digital & Lintas Sektor untuk Generasi Emas Indonesia

Contohnya bila membicarakan etos kerja, sebenarnya dari segi penghasilan pun, apakah sudah sepadan?

Bila belum, berharap guru di sekolah-sekolah negeri khususnya honorer dapat memberikan kualitas pendidikan setara dengan guru-guru di sekolah swasta akan menjadi tantangan yang sulit.

Secara hak, para guru honorer tersebut tidak diberikan upah yang sepadan dengan tuntutan yang ada, seperti untuk mencerdaskan bangsa dengan kualitas yang setara dengan guru-guru swasta.

Selain itu, apakah dalam mengelola Sumber Daya Alam negara sendiri sudah maksimal sampai perlu mengimpor dari negara lain?

Baca Juga: Imposter Syndrome, Apakah Kita Termasuk Orang yang Mengalaminya di Dunia yang Terasa Kompetitif Ini?

Akhirnya, mau sekompeten apapun para petani di suatu negara, bila absen dari perhatian dan dukungan pemerintah tidak akan pernah berkembang, contohnya seperti banyaknya hasil panen yang justru terbuang dan tidak bisa terdistribusi dengan baik karena perlu bersaing dengan hasil panen impor.

Pengaruh SDM Rendah Terhadap Sebuah Negara

1. Daya Saing Negara Melemah

Negara sulit menarik investasi karena produktivitas rendah.

2. Pengangguran Tinggi

Kurangnya skill membuat banyak angkatan kerja tidak terserap industri.

Baca Juga: Diduga Korban Bullying, Siswa SMPN 19 Tangsel Meninggal Dunia Setelah 3 Bulan Sebelumnya Alami Masa Kelam

3. Pertumbuhan Ekonomi yang Lambat

Produksi dan inovasi tidak berkembang, sehingga ekonomi stagnan.

4. Ketimpangan Sosial

Kelompok yang tidak memiliki kompetensi jauh tertinggal dibanding mereka yang berpendidikan dan terampil.

5. Ketergantungan pada Negara Lain

Kurangnya kemampuan dalam bidang teknologi dan industri dapat membuat negara bergantung pada impor.

Baca Juga: Anak-anak Dinilai Jadi Kelompok yang Rentan, Imbas Keracunan yang Timbul dari Polemik Tata Kelola MBG

Tag: